Tips Agar Penerbangan Menjadi Lebih Nyaman dan Aman Bagi Wanita Hamil.

Tips Agar Penerbangan Menjadi Lebih Nyaman dan Aman Bagi Wanita Hamil.

SobatAviasi …. tidak terasa kita sudah memasuki hari ke-20 di bulan ramadahan artinya sebentar lagi lebaran. Biasanya menjelang lebaran ini tradisi  yang sering  dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah mudik kampung. Fenomena ini dilakukan bagi yang orang-orang yang tinggalnya jauh dari  halaman. Moment-moment seperti ini pasti sangat dinantikan karena bisa berkumpul dengan sanak keluarga setelah cukup lama terpisah. Ada yang mudik menggunakan jalur darat, laut maupun udara. Masing-masing ada sensasinya tersendiri, dan dilakukan sesuai dengan keperluan dan tujuan.

Nah … bagi ibu hamil  yang ingin bepergian menggunakan pesawat terbang, pastinya harus punya persiapan khusus  yang pastinya berbeda dari penumpang biasanya. Pastinya harus memperhatikan  keselamatan selama penerbangan. Agar dapat terbang kembali kerumah masing-masing dengan selamat. Sebenarnya tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk naik pesawat terbang selama masih memenuhi aturan yang ditetapkan oleh setiap maskapai penerbangan. Kira-kira 1 minggu sebelum jadwal keberangkatan mintalah surat keterangan atau izin terbang dari dokter, sebab pada saat check in biasanya pihak maskapai penerbangan akan meminta surat keterangan dari dokter. Surat ini berisi keterangan tentang usia kehamilan, perkiraan waktu kelahiran dan kesehatan kehamilan dan si ibu.

check in di bandara

Biasanya usia kandungan/kehamilan yang aman berpergian menggunakan pesawat terbang adalah pada masa kehamilan tri semester kedua dimana kandungan sudah lebih kuat. Atau pada saat usia kandungan 4 sampai dengan 6 bulan. Bagi wanita yang memiliki kandungan lemah, usia kandungan dibawah 4 bulan akan berbahaya dan pada usia kandungan 7 bulan ke atas dikhawatirkan bisa melahirkan didalam pesawat. Setiap maskapai penerbangan mempunyai aturan masing masing mengenai penumpang hamil ini.

Nah …. SobatAviasi, berikut beberapa informasi / tips yang dapat membuat penerbangan menjadi lebih nyaman dan aman bagi wanita hamil.  Check this out….

#Tips 1:

Gunakan pakaian yang nyaman dan longgar, bukan  pakaian  yang ketat. Sebaiknya gunakan sepatu berjenis flat sehingga Anda merasa nyaman untuk berjalan.

#Tips 2:

Tingkat kelembaban dalam kabin pesawat dapat mengentalkan darah, sehingga dapat membuat dehidrasi. Untuk mengindarinya minumlah air dalam jumlah yang cukup sehingga Anda tidak mengalami dehidrasi.

#Tips 3:

Biasanya ibu hamil pengen pipis, jadi mintalah tempat duduk  yang memudahkan untuk pergi ke toilet (sebaiknya di sisi yang dekat dengan lorong kabin / aisle seat  dan tidak dekat jendela). Carilah tempat duduk  yang longgar dan hindari tempat duduk di tengah, karena paling sempit dan membuat pergerakan Anda terbatas.

#Tips 4:

Gunakan sabuk pengaman untuk menghindari risiko cedera akibat turbulensi. Tempatkan sabuk pengaman pada posisi yang paling nyaman, dapat diletakkan serendah-rendahnya di bawah daerah panggul, di bawah perut atau di sekitar tungkai bawah bagian atas.

#Tips 5:

Selama perjalanan jangan menyilangkan kaki agar Anda tidak merasa pegal dan aliran darah lebih lancar. Tiap setengah jam lemaskan kaki Anda dengan memutar pergelangan kaki dan menggerakkan jari-jari kaki. Gerakan ini sangat penting untuk memastikan aliran darah Anda lancar dan mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah.

#Tips 6:

Hindarilah makan makanan yang dapat cepat membentuk gas (terutama makanan manis), karena  kadang tekanan udara di dalam kabin akan berubah sesuai dengan ketinggian dan cepatnya perubahan ketinggian  dan usus akan lebih cepat membentuk gas.

Demikian  tips yang dapat membuat penerbangan menjadi lebih nyaman dan aman bagi wanita hamil, sehingga kalian bisa  pulang kerumah dengan membawa senyuman selamanya… SElamat, AMAn, dan NYAman. Semoga bermanfaat.

Selamat mudik kampung ya…. dan have a nice flight.

8 thoughts on “Tips Agar Penerbangan Menjadi Lebih Nyaman dan Aman Bagi Wanita Hamil.

  1. ini penting ini,,

    kadang-kadang kehamilan malah bikin takut untuk bepergian, padahal dalam beberapa kasus, bepergian (bertamasya misalnya) penting untuk ibu hamil untuk menghilangkan ketegangan juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *